PENGERTIAN ANIMASI

PENGERTIAN ANIMASI
Animasi adalah menghidupkan gambar, sehingga anda perlu mengetahui dengan pasti
setiap detail karakter anda, mulai dari tampak (depan, belakang, ¾ dan samping) detail
muka si karakter dalam berbagai ekspresi (normal, diam, marah, senyum, ketawa, kesal,
dll.) lalu pose/ gaya khas karakter bila sedang melakukan kegiatan tertentu yang menjadi
ciri khas si karakter tersebut. Bahkan seorang ‘Sinchan’ dengan karakter yang sederhana
tetapi mempunyai kekuatan personality-nya sehingga membuat penonton tahu betul sifat-
sifatnya. Jadi perlu diperhatikan bahwa karakter anda bukan sekedar gambar tetapi
mempunyai kelakuan tertentu yang seolah-olah punya jiwa. Karena animasi adalah
membuat gambar anda kelihatan hidup, sehingga kita bisa mempengaruhi emosi
penonton menjadi turut merasa sedih, ikutan menangis, jatuh cinta, kesal, gembira
bahkan tertawa terbahak-bahak.
Bila karakter anda sudah siap, tentu saja setelah lebih dari 100 kali anda mencoba, baru
selanjutnya memastikan kelengkapan data pribadinya, sekaligus memberikan ‘warna’
seperti pada contoh Ana dengan menggunakan satuan RGB (red, green & blue), gunanya
adalah agar anda dan teman anda yang bergabung dalam team anda tahu betul warna
RGB yang dipakai untuk kulitnya, bajunya, garisnya, dst.nya. Kalau perlu dibuat warna
karakter pada saat malam dan siang hari, di luar ruangan (exterior) dan di dalam ruangan
(interior).
a. Animasi 2D (2 Dimensi)
Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film
kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu.
Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang
di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry,
Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear, Spirit, dan banyak lagi. Meski
yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi
kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah
lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang, karena
distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan
dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The
Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).

Program-program atau software yang digunakan
Banyak sekali program yang beredar di pasaran saat ini, selain program yang integrated
atau sudah di desain dalam 1 paket seperti toon boom, animaster, dan lain sebagainya.
Pada dasarnya untuk 2D (yang juga digunakan sebagai basic untuk 3D) adalah
program/tool yang dipakai untuk menggambar, atau memindahkan gambar menjadi
satuan terkecil yang bisa dibaca oleh program dalam komputer anda.
Salah satu yang paling popular, mudah didapatkan & cukup ‘sakti’ adalah keluaran dari
Adobe Photoshop, sebetulnya software ini diciptakan khusus untuk memperbaiki dan
mengolah foto yang dirubah menjadi digital. Namun pada perkembangannya Photoshop
malah menjadi salah satu software andalan yang digunakan juga untuk software 3D
(contoh software 3D yang paling banyak digunakan saat ini antara lain 3D Studio Max,
Lightwave & Maya) karena menggabungkan kemampuan menggambar manual anda ke
dalam digital.
Selain program Photoshop, ada lagi program Adobe After Effects; yang dari namanya
saja sudah dapat kita tebak, program ini untuk menbuat berbagai efek yang diperlukan
untuk lebih menghidupkan animasi yang anda buat.
Sementara program Adobe Premiere adalah alat utuk mengedit hasil scene anda ( akan
dijelaskan lebih lanjut mengenai scene ini).
Software Animasi 2 Dimensi:
Macromedia Flash, CoRETAS, Corel R.A.V.E., After Effects, Moho, CreaToon,
ToonBoom, Autodesk Animaton (1990-an) dll 


Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah - olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film - film kartun di tevisi maupun dilayar lebar


jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak

Animasi dasar tahap awal

Kita sudah sekian lama mengenal animasi malalui film – film kartun yang tayangkan di TV maupun VCD.

Pada dasarnya film/ Video Animasi berupa rangkaian gambar secara in beetwin lalu diproyeksikan pada layar menjadi gerakan, nah gerakan inilah kita sebut Animasi.

Diera teknologi saat ini banyak sekali sofwer sofwer computer yang mensuport pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag redy, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio,

Animasi tidak hanya untuk film kartun saja, dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, inpormasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat digangkau dengan life melalui kamera foto atau video, contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami,atau proses terjadinya gerhana matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamara

Untuk membuat film/ video animasi tidak cukup hanya mengandalkan sofwer yang ada, melainkan kita harus dapat menguasai dasar dasar animasi terlebih dahulu agar hasil animasi kita mencapai sempurna

Pada ummnya Banyak dikalangan remaja remaja kita yang berminat membuat video animasi kartun khususnya remaja SMK Multimedia yang hanya mengadalkan sofwer computer saja tidak mendapatkan pengetahuan dasar animasi padahal basic mengambarnya sudah memadai.

Pada dasar animasi yang harus ketahui adalah unsure unsure gaya tarik, gaya dorong maupun gravitasi bumi, dan kelenturan gerakan, ini sangat penting disaat kita membuat inbeetwin ( rangkaian gambar )

Sebelum kita membuat inbeetwin diatas kertas terlebih dahulu kita buat guideline gerakan yang diinginkan lalu menentukan titik titik rangkaian gambar yang akan kita buat

Kita dapat menghitung gambar gambar yang akan dibuat dengan rasio film/ video, pada rasio video system PAL yaitu : 25 freme/detik sitem NTSC yaitu : 30 freme/ detik

Kita tidak perlu membuat gambar setiap freme cukup 1 gambar untuk 2 freme berarti membuat gerakan 1 detik hanya diperlukan 12 gambar ini guna untuk mengefektifkan gambar yang kita buat, karena mata kita hanya mampu melihat pergantian gambar 6 freme/detik selebih dari itu yang terlihat hanyalah suatu gerakan

Untuk menentukan titik titik pada guideline yang kita akan gambar tidak sama jaraknya karena kita harus mengkaitkan unsure gaya tarik gaya dorong dan gravitasi serta kelenturan gerakan lihat contoh sederhana rangkaian gambar dibawah ini :

gbr1.jpg

Gambar ini merupakan suatu gerakan bola yang melambung keatas dan kembali menyentuh ketanah,

Pada awalnya bola berbentuk normal selanjutnya bola mulai berubah lonjong dikarenakan kita mengkaitkan unsur gaya dorong sehingga bola kita buat agak lonjong kebelakang dan jarak agak jauh, pada saat bola akan mencapai puncaknya jarakpun semangkin dekat dan bola sedikit demi sedikit kembali normal

Pada saat bola mulai turun betuknya berubah menjadi lonjong karena kita mengkaitkan unsur gaya gravitasi

Nah pada saat bola menyentuh tanah bentunya berubah menjadi gepeng ini mengesankan bola ini lentur dan kita tambah 1 gambar bola bentuk normal

Pada prinsipnya pembuatan animasi kita harus mengkaitkan 3 unsur dan daya lentur gerak tadi seperti diatas agar animasi yang kita buat sempurna

Penggunaan guideline sangat penting untuk mengarahkan gerakan animasi anda agar tidak menjadi patah patah atau gerakan tidak lues

Untuk menetukan titik gerak anda dapat menghitung durasi yang anda butuhkan dikalikan freme lalu dibagi 2
Misalnya yang anda inginkan membuat gerakan 4 detik jadi : 4 X 25 : 2 = 50 gambar yang harus dibuat


Penulis : IKHLASIKHSANALYA ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel PENGERTIAN ANIMASI ini dipublish oleh IKHLASIKHSANALYA pada hari 07 January 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan PENGERTIAN ANIMASI
 

0 komentar:

Post a Comment